Yayasan Supersemar…
Yayasan Supersemar didirikan pada, 16 Mei 1974. Yayasan ini adalah yayasan kedua setelah yayasan trikora, namun merupakan yayasan pertama setelah pak Harto menjabat menjadi seorang kepala Negara. Pendirian yayasan ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam menciptakan generasi yang mapan dan berpengetahuan luas, terutama pada mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual namun terhambat karena masalah perekonomian keluarga.
Arti dari supersemar itu sendiri ialah pemaknaan SUrat PERintah SEbelas MARet , yaitu surat perintah dari Soeharto untuk mengamankan jalannya revolusi. Semar itu sendiri merupakan nama tokoh perwayangan yang terkenal dan dihormati, jelek, gendut, memiliki perut yang buncit, yang merupakan personifikasi dari dewa bumi. Namun banyak orang yang menganggap supersemar berarti super semar atau yang lebih besar dari semar.
Yayasan supersemar pernah menjadi subyek panas spesifikulasi para ahli sejarah, dan sindiran dari para penentang.Oleh karena namanya, yayasan supersemar menjadi sebuah misteri, dan disebut-sebut juga sebagai alat pendukung ambisi kekuasaan politik pak Harto.
Ketika peristiwa Malari terjadi pada tanggal 15 Januari 1947, mahasiswa merasa kecewa atas kinerja pemerintah. Pemerintah menyadari bahwa pendidikan yang tinggi masih terlalu mahal bagi kebanyakan masyarakat, akan tetapi mereka sadar memang dibutuhkan suatu perubahan dan perbaikan. Disinilah yayasan supersemar tampil untuk memberikan bantuan beasiswa bagi anak-anak bangsa yang memiliki kemampuan akademik yang bagus.
Kriteria sang penerima beasiswa ialah, ia harus seorang pancasialis, berwawasan luas, dan mampu mempertahankan prestasinya. Yayasan supersemar sendiri memberikan beasiswa kepada 3135 mahasiswa di tahun 1975, dan ditahun 2006 sebanyak 37 067.
Ketika pak Harto berkuasa, selain bantuan keuangan dari yayasan supersemar, seluruh mahasiswa diharuskan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hingga tahun 2006 jumlah total bantuan yang telah didistribusikan oleh yayasan supersemar berkisar Rp.455.261.962.000,-.
Yayasan supersemar ialah salah satu pemegang saham di Bank Duta, di mana mengalami krisis ekonomi di tahun 1990, sehingga yayasan tersebut juga mengalami kerugian. Akan tetapi disebutkan bahwa adanya dana suntikan, namun para oposisi presiden tidak meyakininya, sehingga mereka menuduh ada sesuatu perjanjian tertutup yang tidak diketahui.
Di tahun 1979 para anggota membentuk suatu perkumpulan para alumni yang beranggotakan 796 489 di tahun 1999. Akan tetapi mereka tidak dapat menyampaikan bagaimana pengalaman mereka dan jasa-jasa yang diberikan dari supersemar, mereka tidak mau menjelaskan pada publik apa yang mereka alami.
Saya mungkin tidak paham betul mengenai yayasan supersemar ini, namun dilihat dari tujuan dan maksud pendiriannya cukup jelas untuk membantu pemerintah menjalankan kewajibannya dalam mencerdaskan bangsa. 
