<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>taradipapunq's Weblog</title>
	<atom:link href="http://taradipa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://taradipa.wordpress.com</link>
	<description>empty expectation is over</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2009 08:17:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='taradipa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>taradipapunq's Weblog</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://taradipa.wordpress.com/osd.xml" title="taradipapunq&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://taradipa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Science and Technology</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/10/26/science-and-technology/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/10/26/science-and-technology/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 03:56:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Menurut pengertian secara bahasa, ilmu dapat menerjemahkan sebagai pengetahuan. Pengetahuan itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu: a)      Knowledge atau pengetahuan biasa, diperoleh dari seluruh upaya kemanusiaan,seperti perasaan , pikiran dan lain-lain tanpa memperhatikan cara dan kegunaannya. b)     Science atau pengetahuan ilmiah, merupakan seluruh bentuk  upaya kemanusiaan untuk mengetahui sesuatu , namun dengan memperhatikan cara dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=86&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.icom-software.com/images/Corporate%2520-%2520Technology%252002%2520(CB058865).jpg&amp;imgrefurl=http://truthseeker2473.blogspot.com/2008/03/updates-for-spring-part-3.html&amp;h=879&amp;w=1280&amp;sz=199&amp;hl=id&amp;start=1&amp;usg=__HUXv2CixE1tJx-TwIIORge8QDnQ=&amp;tbnid=vRXNYWQdZGtxAM:&amp;tbnh=103&amp;tbnw=150&amp;prev=/images%3Fq%3Dtechnology%26gbv%3D2%26hl%3Did"><img style="border:1px solid;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:vRXNYWQdZGtxAM:http://www.icom-software.com/images/Corporate%2520-%2520Technology%252002%2520(CB058865).jpg" alt="" width="150" height="103" /></a>Menurut pengertian secara bahasa, ilmu dapat menerjemahkan sebagai pengetahuan. Pengetahuan itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu: </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">a)</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Knowledge atau pengetahuan biasa, diperoleh dari seluruh upaya kemanusiaan,seperti perasaan , pikiran dan lain-lain tanpa memperhatikan cara dan kegunaannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">b)</span><span style="font:7pt &quot;">     </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Science atau pengetahuan ilmiah, merupakan seluruh bentuk<span>  </span>upaya kemanusiaan untuk mengetahui sesuatu , namun dengan memperhatikan cara dan kegunaan dari pengetahuan t ersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Science atau knowledge pada dasarnya sama, yaitu merupakan hasil observasi dari alam dan sosial. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Science berasal dari bahasa latin scientia yang berarti ilmu pengetahuan, dimana kata kerjanya adalah scire yaitu ingin tahu.<span>  </span>Ilmu berarti proses dalam memperoleh pengetahuan, atau pengetahuan terorganisasi yang diperoleh dari proses tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Proses keilmuan itu sendiri adalah cara memperoleh pegetahuan secara sistematis tentang suatu sistem. Di mana proses sistematis ini biasanya berupa metode ilmiah , dan suatu sistem tersebut berupa alam semesta. <span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Pada abad ke-17, ilmu pengetahuan acap kali diartikan sebagai filosofi , yang keduanya merupakan pembelajaran terhadap pengetahuan. Ilmu pengetahuan itu sendiri pada abad ini digunakan di Inggris oleh Aristoteles untuk menerangkan konsepnya, yang digunakan sebagai landasan mengerjakan sesuatu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kemudian seiring perkembangan ilmu pengetahuan, pada abad 18 ilmu sudah digunakan untuk topic pengetahuan , misalnya library science, political science, dan computer science. Saat itu ilmu pengetahuan mulai disosialisasikan untuk menerangkan pengetahuan ilmu alam, manusia, sosial , dan bahasa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Perkembangan ilmu pengetahuan di abad 20, dimana ilmu pengetahuan itu didefinsikan sebagai informasi khusus yang digunakan sebagai dasar untuk melakukan kegiatan tertentu dengna metode terarah.Keterkaitan penggunaan science dan technology semakin berkembang, dan teknologi dianggap sebagai representasi dari science.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Ilmu pengetahuan adalah perintis yang membuat kemajuan teknologi menjadi lebih pesat. Ilmu pengetahuan melampaui batas–batas praktis ke bagian abstrak yang sukar dijangkau oleh pikiran. Ilmu pengetahuan merupakan teori dasar, proses memperoleh pengetahuan dan menghasilkan teori atau hukum. Ilmu pengetahuan dilengkapi oleh teknologi sebagai terapan dari teori<span>  </span>dalam proses mewujudkan sesuatu dan dapat menghasilkan karya yang membantu meringankan pekerjaan manusia.<span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Teknologi sebagai hasil ilmu pengetahuan, dan rekayasa atau engineering yang diaplikasikan pada perancangan produk dan proses pada penelitian untuk mendapatkan ilmu pengetahuan baru. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Teknologi yang berasal dari bahasa peranccis “ La Teknique” yang berarti seluruh proses dalam upaya mewujudkan sesuatu secara rasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Dampak positif dari IPTEK ( Ilmu Pengetahuan dan Teknologi):</span></span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Memudahkan hidup manusia</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mempermudah dari sector sarana dan prasarana</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Memaksimalkan eksploitasi sumber daya alam</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Upaya meningkatkan kesehatan</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Memeperluas pemahaman mengenai tata surya</span></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Dampak negatif dari IPTEK<span>  </span>( Ilmu Pengetahuan dan Teknologi):</span></span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Penyalahgunaan uranium sebagai sumber energi menjadi senjata pemusnah.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Banyaknya ditemukan virus-virus yang berbahaya yang menjadi senjata biologi.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Dengan adanya industri mengurangi eksploitasi sumber daya manusia.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kerusakan alam</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Global Warming </span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Serta pencairan ES di kutub.</span></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Penemuan-penemuan bidang teknologi :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mesin uap, oleh James Watt, Inggris.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mesin 4 tak , oleh Nicolaus Otto, Jerman</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mesin diesel , oleh Rudolf Diesel, Jerman</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mesin cetak , oleh Johannes Guttenberg, Jerman</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mesin ketik , oleh Christopher Sholes , Amerika</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Radio, oleh C. Marconi, Italia</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Televisi, oleh J.L. Baird &amp; C.F.Jenkins, Amerika</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Telegrap, oleh Samuel F.B. Morse, A.S</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Telepon, oleh Alexander Graham Bell, A.S (versi lama)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Telepon, oleh Antonio Meucci, Italia</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Dinamo, oleh Michael Faraday, Inggris</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Elektromagnet, oleh Williarn Sturgeon , Inggris</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Bola lampu , oleh Thomas Alva Edison , A.S</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Proyektor film, oleh Thomas Alva Edison. A.S</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Lensa, oleh Anthony Van Leuwenhook, Belanda</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mikroskop, oleh Zacharias Janseen</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Teleskop, oleh H. Lippershey</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kamera, oleh Louis Jcques Monde de Guerre &amp; Edwin Land, Amerika</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Pesawat terbang, oleh Wilbur &amp; O. Wright, Amerika</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kereta api, oleh Murdocks , Inggris</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sepeda, oleh Civrac, Prancis</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Balon terbang, oleh Sir F. Whittle</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Balon karet, oleh Josep &amp; J. Montgolfier</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Ban Karet , oleh Charles Goodyear, Amerika</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Barometer, oleh Evangelista, Torricelli , Italia</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Dinamit, oleh Alfred Nobel , Swedia</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Lensa kaca mata, oleh Benyamin Franklin</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mesin Hitung, oleh Blaise Pascal, Prancis</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Mobil, oleh Gottlich Daimler</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Piringan hitam, oleh Alexander Graham Bell, A.S</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Batu baterai , oleh Volta , Italia</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Termometer, oleh Galileo Galilei, Italia</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Korek api, oleh Robert Boyle,&amp; John Walker</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kapal api, Robert Fulton, A.S</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kapal selam, oleh Cornelius van Drebbel, Belanda</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sinar Rontgen , oleh Wilhelm Conard Rontgen, Jerman</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Stetoskop, oleh Rene Laennec </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Motor, oleh Nikola Tesla</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Tank, oleh Sir Ernest Swinton , Inggris</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Traktor, oleh Benyamin Holt</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Tangga jalan , oleh Elis G. Otis </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kawat pijar, oleh Irving Langmuir</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 39pt;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span><span style="font-size:small;">o</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Komputer digital , oleh Howard Hathway Aliken. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Teknologi menurut David L. Gotech “ people tools, resource, to solve problems or to extend their capabilities.”</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Menurut Arnold Pacey adalah “ The application of scientific and other knowledge to practical task by ordered system. That involve people and organizations, living things and machine”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Sedangkan menurut Rias van Wyk ialah, “ Technology is a set of means created by people to facilitate human endeavor”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">By: -punQ-</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.cnq.ca/Storage.asp%3FStorageID%3D88814%26SiteLanguageID%3D1&amp;imgrefurl=http://www.cnq.ca/Page.asp%3FPageID%3D749%26SiteNodeID%3D160%26BL_ExpandID%3D1391&amp;h=1174&amp;w=1280&amp;sz=176&amp;hl=id&amp;start=2&amp;usg=__dXAqiiIUp-7Td_9wD6CDwa1ex50=&amp;tbnid=F13K5baDJApOMM:&amp;tbnh=138&amp;tbnw=150&amp;prev=/images%3Fq%3Dtechnology%26gbv%3D2%26hl%3Did"><img style="border:1px solid;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:F13K5baDJApOMM:http://www.cnq.ca/Storage.asp%3FStorageID%3D88814%26SiteLanguageID%3D1" alt="" width="150" height="138" /></a></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=86&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/10/26/science-and-technology/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:vRXNYWQdZGtxAM:http://www.icom-software.com/images/Corporate%2520-%2520Technology%252002%2520(CB058865).jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:F13K5baDJApOMM:http://www.cnq.ca/Storage.asp%3FStorageID%3D88814%26SiteLanguageID%3D1" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Emotion..?</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/10/15/emotion/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/10/15/emotion/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 12:58:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Cara mengekspresikan emosi merupakan hal yang mendasar yang dapat membedakan binatang dan manusia. Bahkan, seekor simpanse akan marah ketika ia dipindahkan ke dalam kebun binatang oleh pemiliknya.Seekor lumba-lumba sirkus akan malu dan tidak akan menampakkan diri ke permukaan setelah ia menggigit jari sang pelatih. Selain itu, Sekerumunan gajah akan sedih dan murung ketika melihat salah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=83&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Cara menge<a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.getentrepreneurial.com/images/marketing-emotion.jpg&amp;imgrefurl=http://www.getentrepreneurial.com/sales-marketing/&amp;h=380&amp;w=380&amp;sz=65&amp;hl=id&amp;start=3&amp;usg=__9rolJpnYKykS5cet9mPQjqR28lI=&amp;tbnid=VPGHsIJQ2hSKBM:&amp;tbnh=123&amp;tbnw=123&amp;prev=/images%3Fq%3Demotion%26gbv%3D2%26hl%3Did%26sa%3DG"></a>kspresikan emosi merupakan hal yang mendasar yang dapat membedakan binatang dan manusia. Bahkan, seekor simpanse akan marah ketika ia dipindahkan ke dalam kebun binatang oleh pemiliknya.Seekor lumba-lumba sirkus akan malu dan tidak akan menampakkan diri ke permukaan setelah ia menggigit jari sang pelatih. Selain itu, Sekerumunan gajah akan sedih dan murung ketika melihat salah datu diantara kawanannya mati.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dari mempelajari spesies lain, serta perkembangan evolusu dari emosi<span>  </span>manusia, kita ketahui bahwa emosi berperan khusus dalam perkembangan diri<span>  </span>dan pembentukkan karekter diri kita. Namun, perlu kita ketahui juga bahwa emosi juga dapat mengarahkan pada sesuatu yang buruk, dimana kita dapat menderita akibat berbagai masalah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:14pt;color:silver;">Para</span><span style="font-size:14pt;color:silver;"> pakar teori setuju atas adanya seperangkat emosi dasar berupa cinta, benci, takut, sedih, dan rasa bersalah. Serta perangkat emosi lainyang diturunkan dari emosi-emosi dasar tersebut. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sebagai manusia, mungkin kita mengalami ratusan jenis emosi yang ada dalam diri kita, namun bukan hal terseut yang membedakan kita dengan species lain dan menjadikan manusia pada tempat puncak<span>  </span>tangga evolusi. Kemampuan kita dalam mengolah emosi inilah yang menjadikan kita berbeda dengan species lain.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pengendalian emosi seseorang menandakan nilai kepribadian apakah orang ini sudah beradab dan memiliki sopan santun ataukah tidak. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Para ahli saraf mengatakan bahwa emosi kita dikirimkan dan dikendalikan melalui system komunikasi secepat kilat dalam otak, yang didominasi oleh thalamus, amigdala, dan lobus frontal korteks, dan dengan dukungan berbagai struktur dan kelenjar otak yang mengirimkan informasikan dalam bentuk biokimia keseluruh bagian tubuh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketika emosi berkuasa, maka kesadaran dan akal sehat sudah tidak berfungsi. Seperti contonya seorang ibu yang tega menghabisi nyawa ke tiga orang anaknya lalu mengakhiri hidupnya sendiri hanya dengan alasan yang sepele yaitu terlilit dengan kesulitan dalam ekonomi keluarga.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Berdasarkan teori evolusi, kemampuan kita untuk marah dan bertarung mati-matian telah memungkinkan bahwa species manusia brtahan sampai saat ini. Sifat lekas marah dan kebiasaan mengungkapkan kemarahan tanpa kendali telah menjadi masalah emosi yang sangat berbahaya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pengendalian emosi, khususnya amarah dan keagresivitas merupakan masalah emosi yang sangat lazim dihadapi oleh anak remaja dan anak-anak. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Emosi pada masa kanak-kanak mengenai sesuatu dapat menyebabkan trauma pada sesuatu, karena saat masih anak-anak ingatan kita sulit untuk menghapus rasa trauma tersebut dimasa dewasa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tidak semua informasi dalam thalamus<span>  </span>dikirimkan secara langsung<span>  </span>ke bagian berpikir otak. Sebagian dari itu pergi ke amigdala , yaitu bagian dari otak yang berfungsi megolah emosi.<span>  </span>Amigdala dapat membaca dan menyampaikan terhadap berbagai masukkan lebih cepat, namun tidak seteliti korteks. Saat berada pada posisi emosi yang sangat darurat,, misalnya seorang anak yang berhadapan dengan anjing galak yang siap menggigit, amigdala mengaktifkan saraf yang berhubungan dengan kelenjar adrenal, yang kemudian akan mengeluarkan hormon epinerfin dan norepinerfin agar tubuh dapat bersiap-siap. Hormon-hormon ini mengaktifkan saraf vagus, yang mengirim sinyal balik ke amigdala. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketika mencoba untuk memahami aspek dari emosi itu sendiri dan anatomi saraf menyadarkan kita bahwa terdapat dua system yang ditempuh oleh kita ketika sedang belajar mengendalikan emosi. Bila kita<span>  </span>memberikan rangsangan yang disebut kekuatan ego, kita sesungguhnya sedang mengaktifkan fungsi-fungsi korteks otak, tetapi kita mengabaikan system emosional otak yang berperan lebih besar dalam pengendalian emosi kuat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:silver;"><span style="font-family:Times New Roman;">Maka, dalam menyelesaikan masalah , kita harus mengajak otak agar memecahkan masalah menggunakan <span> </span>pemecahan berbasis telaah emosional , sehingga kita dapat mengajar otak emosional seperti halnya mengajar otak berpikir.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:silver;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:silver;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;" align="right"><span style="color:silver;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">-Pungky m Taradipa-</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;" align="right"><span style="color:silver;"><span style="font-size:small;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;" align="right"><span style="color:silver;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.getentrepreneurial.com/images/marketing-emotion.jpg&amp;imgrefurl=http://www.getentrepreneurial.com/sales-marketing/&amp;h=380&amp;w=380&amp;sz=65&amp;hl=id&amp;start=3&amp;usg=__9rolJpnYKykS5cet9mPQjqR28lI=&amp;tbnid=VPGHsIJQ2hSKBM:&amp;tbnh=123&amp;tbnw=123&amp;prev=/images%3Fq%3Demotion%26gbv%3D2%26hl%3Did%26sa%3DG"><img style="border:1px solid;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:VPGHsIJQ2hSKBM:http://www.getentrepreneurial.com/images/marketing-emotion.jpg" alt="" width="123" height="123" /></a></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:silver;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=83&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/10/15/emotion/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:VPGHsIJQ2hSKBM:http://www.getentrepreneurial.com/images/marketing-emotion.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Pharaoh&#8230;</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/28/rahasia-pharaoh/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/28/rahasia-pharaoh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 13:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[semua sangat menyedihkan. Tak seperti yang kuharapkan. Menyimpang jauh dari apa yang kuinginkan. Aku benci diriku, yang kuinginkan tak dapat kuraih. Namun aku menyayangkan ini semua. Aku tak peduli dengan ini semua. Aku tak mengerti  apa yang ia katakan, namun kupahami. Ia membawaku ke negri cleopatra, negri Mesir, dan membuat ku kagum karenanya. Akan tetapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=71&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><em><span style="font-size:12pt;color:white;line-height:115%;font-family:&quot;">semua sangat menyedihkan. Tak seperti yang kuharapkan. Menyimpang jauh dari apa yang kuinginkan. Aku benci diriku, yang kuinginkan tak dapat kuraih. Namun aku menyayangkan ini semua. Aku tak peduli dengan ini semua. Aku tak mengerti<span>  </span>apa yang ia katakan, namun kupahami. Ia membawaku ke negri cleopatra, negri Mesir, dan membuat ku kagum karenanya. Akan tetapi aku hanya dapat terkagum dan kemudian menguburnya dalam-dalam di dasar bumi. Agar aku tak dapat melihatnya lagi. Aku bodoh! Dan aku tau itu. Harapanku terus berada di mana pun ku berada dan membuntutiku bagaikan bayangan hitam nan kelam. Semakin aku menjauhinya, semaikin ia dekat denganku, dan ketika ku dekati ia menjauh sejauhjauhnya dari jiwaku. Aku hampa, lelah, rusak. Setiap kilatan mimpi yang menyambar membuat perasaanku terbang melayang dan semakin membuatku benci pada diriku sendiri. Ia terampas oleh orang yang menatapnya dengan penuh keberanian yang menggebu-gebu dan kemantapan tanpa keraguan. Ku sadar hal itu berlainan denganku yang sungguh sedikit pun tak mampu mengangkat wajah ku ini untuk menatapnya bahkan walaupun hanya meliriknya dengan mata sebelah.<span>  </span>Ia semakin meninggikan perasaan bersalahku dan membuatku kecil tak berarti. Android kepercayaannya membantuku untuk<span>  </span>kembali, namun turut mengembalikan kehancuran ku. Aku berbicara mengeai kesedihanku yang berpaling menjadi kebahagiaan yang membawaku terbang tinggi lalu menjatuhkanku dari tempat yang tinggi hingga membuatku merasakan rasas sakit yang lebih sakit dari sebelumnya. Aku tahu semua orang menginginkannya. Mereka ingin dibawanya kembali ke Mesir. Bahkan kenyataan pun menginginkan hal tersebut. Aku kecil, lemah, dan tak berdaya, hanya itu kata-kata yang dapat kupertaruhkan. Hanya itu Mentari pagi mencemooh dengan gayanya yang menyilaukan pelupuk mata kecil ini.<span>  </span>Anak – anak kecil bermain dan menyanyikan lagu sambil berkisah mengenai si itik buruk rupa. Aku masih dapat bertahan berdiri di sini dalam keadaan yang benar-benar menyakitkan. Hingga Android kepercayaan yang bertanya padaku. Aku berusaha untuk lari sekencang-kencangnya, namun kutahu itu akan sia-sia , tumit kedua kakikku terasa tak dapat bergerak. Aku hanya dapat<span>  </span>menunggingkan bibir tipisku dengan penuh kemasaman , menyimpan dan<span>  </span>membuangnya pada sebuah kotak pandora kecil . Hal tersebut membantukun membuang<span>  </span>dan melupaka sepasang mata pharaoh yang tertutup rapat terhalang oleh gerbang negri Mesir, yang tetap menjaga sepasang mata pharaoh tersebut agar dapat terus melihat segala kebelangan dariku. Sungguh menyedihkan. Substansiku tak mampu kembali padaku. , aku kehilabgan semuannya kecuali sebuah jurang yang dalam yang akan membawau menghadap pada harapanku.<span>  </span>Aku masih dapat tertawa sambil melihat kehancuranku didepan orang-orang sang pemberani itu.Kemudian aku menangis dalam tawaku. Tatapan tajam itu benar-benar menyakitkan. Segalanya begitu menyedihkan. Nyaliku begitu terlihat menjijikkan. Andaikan aku bisa&#8230;.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><em><span style="font-size:12pt;color:white;line-height:115%;font-family:&quot;">By: Thorifa Yumna&#8230;.</span></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=71&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/28/rahasia-pharaoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diam itu baik&#8230;.</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/14/diam-itu-baik/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/14/diam-itu-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 04:40:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Dalam berinteraksi sosial dengan orang lain tentunnya kita mencari orang yang mampu membawa kita pada perubahan menjadi lebih baik, agar kita tidak terpengaruh dengan lingkungan yang buruk. Dalam menilai kebaikan seseorang, pada umumnya kita dapat menilai sikap seseorang dari tutur kata dan sikap prilakunya. Biasanya jika kita berteman dengan orang yang banyak omong, ia mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=66&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><a href="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images15.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-68" title="images15" src="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images15.jpg?w=128&#038;h=83" alt="" width="128" height="83" /></a>Dalam berinteraksi sosial dengan orang lain tentunnya kita mencari orang yang mampu membawa kita pada perubahan menjadi lebih baik, agar kita tidak terpengaruh dengan lingkungan yang buruk. Dalam menilai kebaikan seseorang, pada umumnya kita dapat menilai sikap seseorang dari tutur kata dan sikap prilakunya. Biasanya jika kita berteman dengan orang yang banyak omong, ia mungkin akan meramaikan kehidupan kita, namun terkadang<span>  </span>kita kerepotan untuk menghentikan omongannya itu. Orang yang masih memiliki sifat kekanak-kanakkan dapat terlihat dari cara bicaranya , di mana ia selalu<span>  </span>ingin bicara, tidak memperdulikan orang lain, dan terkadang berbicarannya tak sopan dan tak berbobot. Bahkan, omongannya tersebut terkadang dilebih &#8211; lebihkan atau dikurangi sesuai kepentingan pribadinnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Sehingga dari penjelasan diatas kita tidak perlu menyalahkan jika ada seseorang yang bersikap diam, belum tentu ia diam karena ia tidak mampu untuk bersosialisasi, melainkan ia menjaga lisan dan ucapannya agar tidak salah dalam bertutur kata.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Sikap diam memiliki berbagai alasan yang bermacam- macam. Terkadang diam berarti emas, namun terkadang juga menimbulkan masalah. Tentu saja hal tersebut tergantung dengan cara, niat, dan situasi.Adapun jenis –jenis diam adalah:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><span>a.<span style="font-family:&quot;">     </span></span></span><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam Malas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><span> </span>Diam yang satu ini termasuk sikap diam yang kurang baik. Karena ketika orang membutuhkan ia berbicara, namun ia tidak dapat berbicara karena alasan tidak mood. Jika memang berbicara dapat memberi manfaat atau penting, maka sikap diam ini harus disingkirkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><span>b.<span style="font-family:&quot;">    </span></span></span><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam Sombong</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam jenis ini banyak dimiliki seseorang, yaitu jika ia berbicara ia memilih lawan bicaranya berdasarkan status sosialnya. Sehingga ia enggan berbicara pada orang<span>  </span>yang tidak selevel dengannya. Karena menurut pendapatnya, jika ia berbicara dengan orang yang tidak selevel dengannya akan menurunkan derajat dan wibawannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><span>c.<span style="font-family:&quot;">      </span></span></span><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam Marah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam yang seperti ini memiliki sisi positif dan negatif.Sisi positifnya ialah terpelihara dari perkataan mencela yang dapat memperkeruh keadaan. Namun sisi negatif yang ditimbulkan ialah sikap diamnya itu tidak dapat menyelesaikan masalah, malah akan memelihara rasa dendamnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><span>d.<span style="font-family:&quot;">     </span></span></span><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam Dusta</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Kejujuran yang tidak diungkapkan sehingga membuat seseorang dirugikan atas keengganannya memberikan kesaksian dalam menyelesaikan masalah. Diamnya itu berarti membenarkan kedzhaliman atau kejahatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><span>e.<span style="font-family:&quot;">      </span></span></span><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam Utama</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam utama ialah sikap diam yang benar-benar keutamaan dari diam, yaitu diam dalam memperoleh hasil pemikiran dan perenungan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 .5in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"><span>f.<span style="font-family:&quot;">      </span></span></span><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam Bego’</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Diam bego’ atau bodoh ini ialah diam dikarenakan ketidak pahaman dn ketidak mengertian, mungkin karena disebabkan penguasaan ilmu pengetahuan yang kurang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 .25in;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Selain itu perlu kita pahami jua manfaat dari sikap diam itu sendiri. Diam dapat membantu kita agar menghemat kata-kata yang berkemungkinan menimbulkan masalah, sehingga tidak akan ada yan tersinggung, marah , dan tidak akan ada permusuhan. Maka kita akan terhindar dari dosa dan maksiat. Dengan menghemat kosa kata yang terucap, hati kita juga akan terjaga dari riya,ujub, takkabur, atau aneka penyakit hati lainnya. Sehingga kita juga dapat lebih bijak dalam menghadapi masalah. Tidak kalah pentingnya, orang yang mampu menahan diri dengan berdiam akan bercahaya qolbunya, dan ia dapat memberikan ide dan gagasan yang cemerlang, serta hati, lisan , sikap dan perilakunya akan mententramkan hatinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Jadi, diam memiliki arti kesungguhan dengan kesadaran untuk menahan diri dari perkataan yang tidak baik, sesudah merenungkan akibat atau niat yang melatar belakangi keinginan berbicara. Namun, ia tetap berinteraksi dengan untaian kata melalui perbuatan berupa kesungguhan mendengarkan dengan tulus, memperhatikan dengan seksama, juga memberikan respon yang tepat, hangat, ceramt, dan padat makna.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">Kebahagiaan, kemuliaan, dan kesuksesan seseorang ditentukan dari sikap kehati-hatian seseorang terhadap lisan dan uncapannya. Sudah sepantasnya kita selalu memilih kata yang baik dengan niat hati yang tulus. Biarlah mulut kita satu-satunya ini menyampaikan yang terbaik saja selama mulut ini masih dapat mengeluarkan kata-kata. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;margin:0;" align="right"><span style="font-size:14pt;color:#ffffff;font-family:&quot;">By: Pungkytaradipa<a href="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images14.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-67" title="images14" src="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images14.jpg?w=118&#038;h=118" alt="" width="118" height="118" /></a></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taradipa.wordpress.com/66/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taradipa.wordpress.com/66/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=66&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/14/diam-itu-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images15.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images15</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images14.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images14</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>taradipa</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/13/taradipa/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/13/taradipa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 15:53:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/2008/09/13/taradipa/</guid>
		<description><![CDATA[MyNiceSpace.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=65&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mnsls.com/" title="About Me Myspace Comments"><img src="http://i.mynicespace.com/182/18293.jpg" alt="About Me Myspace Comments" border="0"></a><br /><a href="http://mnsls.com/about-me-18293.html" title="About Me Myspace Comments">MyNiceSpace.com</a><img style="visibility:hidden;width:0;height:0;" border="0" width="0" height="0" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTIyMTMyMTA1Nzk5NSZwdD*xMjIxMzIxMjA*OTE3JnA9MTY5MjIxJmQ9bW5zJTJEcGljJm49d29yZHByZXNzJmc9MSZ*PSZvPTMxOGRhOGY3M2M4NjQyYzRhZWJkMTQzYTQ4MDkyMDdj.gif" /></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taradipa.wordpress.com/65/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taradipa.wordpress.com/65/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=65&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/13/taradipa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i.mynicespace.com/182/18293.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">About Me Myspace Comments</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTIyMTMyMTA1Nzk5NSZwdD*xMjIxMzIxMjA*OTE3JnA9MTY5MjIxJmQ9bW5zJTJEcGljJm49d29yZHByZXNzJmc9MSZ*PSZvPTMxOGRhOGY3M2M4NjQyYzRhZWJkMTQzYTQ4MDkyMDdj.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Yayasan Supersemar&#8230;</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/13/yayasan-supersemar/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/13/yayasan-supersemar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 15:00:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Yayasan Supersemar didirikan  pada, 16 Mei 1974. Yayasan ini adalah yayasan kedua setelah yayasan trikora, namun merupakan yayasan pertama setelah pak Harto menjabat menjadi seorang kepala Negara. Pendirian yayasan ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam menciptakan generasi yang mapan dan berpengetahuan luas, terutama pada mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual namun terhambat karena masalah perekonomian keluarga. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=52&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><a href="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images7.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-62" title="images7" src="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images7.jpg?w=104&#038;h=104" alt="" width="104" height="104" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Yayasan Supersemar didirikan<span>  </span>pada, 16 Mei 1974. Yayasan ini adalah yayasan kedua setelah yayasan trikora, namun merupakan yayasan pertama setelah pak Harto menjabat menjadi seorang kepala Negara. Pendirian yayasan ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam menciptakan generasi yang mapan dan berpengetahuan luas, terutama pada mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual namun terhambat karena masalah perekonomian keluarga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Arti dari supersemar itu sendiri ialah pemaknaan SUrat PERintah SEbelas MARet , yaitu surat perintah dari Soeharto untuk<span>  </span>mengamankan jalannya revolusi. Semar itu sendiri merupakan nama tokoh perwayangan yang terkenal dan dihormati, jelek, gendut, memiliki perut yang buncit, yang merupakan personifikasi dari dewa bumi. Namun banyak orang yang menganggap supersemar berarti super semar atau yang lebih besar dari semar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Yayasan supersemar pernah menjadi subyek panas spesifikulasi para ahli sejarah, dan sindiran dari para penentang.Oleh karena namanya, yayasan supersemar menjadi sebuah misteri, dan disebut-sebut juga sebagai alat pendukung ambisi kekuasaan politik pak Harto.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Ketika peristiwa Malari terjadi pada tanggal 15 Januari 1947, mahasiswa merasa kecewa atas kinerja pemerintah. Pemerintah menyadari bahwa pendidikan yang tinggi masih terlalu mahal bagi kebanyakan masyarakat, akan tetapi mereka sadar memang dibutuhkan suatu perubahan dan perbaikan. Disinilah yayasan supersemar tampil untuk memberikan bantuan beasiswa bagi anak-anak bangsa yang memiliki kemampuan akademik yang bagus. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Kriteria sang penerima beasiswa ialah, ia harus seorang pancasialis, berwawasan luas, dan mampu mempertahankan prestasinya. Yayasan supersemar sendiri memberikan beasiswa kepada 3135 mahasiswa di tahun 1975, dan ditahun 2006 sebanyak 37 067. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Ketika pak Harto berkuasa, selain bantuan keuangan dari yayasan supersemar, seluruh mahasiswa diharuskan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hingga tahun 2006 jumlah total bantuan yang telah didistribusikan oleh yayasan supersemar berkisar Rp.455.261.962.000,-.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Yayasan supersemar ialah salah satu pemegang saham di Bank Duta, di mana mengalami krisis ekonomi di tahun 1990, sehingga yayasan tersebut juga mengalami kerugian. Akan tetapi disebutkan bahwa adanya dana suntikan, namun para oposisi presiden tidak meyakininya, sehingga mereka menuduh ada sesuatu perjanjian tertutup yang tidak diketahui. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Di tahun 1979 para anggota membentuk suatu perkumpulan para alumni yang beranggotakan 796 489 di tahun 1999. Akan tetapi mereka tidak dapat menyampaikan bagaimana pengalaman mereka dan jasa-jasa yang diberikan dari supersemar, mereka tidak mau menjelaskan pada publik apa yang mereka alami. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;">Saya mungkin tidak paham betul mengenai yayasan supersemar ini, namun dilihat dari tujuan dan maksud pendiriannya cukup jelas untuk membantu pemerintah menjalankan kewajibannya dalam mencerdaskan bangsa. <span> <a href="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images81.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-63" title="images81" src="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images81.jpg?w=103&#038;h=76" alt="" width="103" height="76" /></a></span></span></p>
<p><span style="color:white;"><font size="3"><font face="Times New Roman"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p></font></font></span></span><span style="color:white;"><font size="3"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p></font></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taradipa.wordpress.com/52/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taradipa.wordpress.com/52/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=52&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/13/yayasan-supersemar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://taradipa.files.wordpress.com/2008/09/images81.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images81</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lengsernya sang penguasa orde baru&#8230;</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/07/lengsernya-sang-penguasa-orde-baru/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/07/lengsernya-sang-penguasa-orde-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 04:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Apakah benar mengenai berita bahwa pak Harto memang terlibat dalam kasus penyelundupan? Benar, tentu saja apabila dilihat dari sudut pandang suatu Negara demokratis. Tetapi masih dapat diperdebatkan apabila dilihat dari sudut pandang masyarakat Indonesia yang ketika itu masih berbau foedal. Selain itu masih banyak tokoh-tokoh Internasional yang dituduh melakukan tindak penyimpangan yang sama, misalnya saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=47&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Apakah benar mengenai berita bahwa pak Harto memang terlibat dalam kasus penyelundupan? Benar, tentu saja apabila dilihat dari sudut pandang suatu Negara demokratis. Tetapi masih dapat diperdebatkan apabila dilihat dari sudut pandang masyarakat Indonesia yang ketika itu masih berbau foedal. Selain itu masih banyak tokoh-tokoh Internasional yang dituduh melakukan tindak penyimpangan yang sama, misalnya saja Rockefeller dan Kennedy di masa prohibition dalam sejarah Amerika.Pak harto sangat bersifat dislipin keras, karena menurutnya bahwa pihak militer harus bertindak hati-hati dan harus berada diatas segala golongan. Ada yang beranggapan bahwa pak Harto , dalam memerintah menunjukkan dengan jelas kekuasaan seorang pejuang dengan memanipulasi kepentingan bawahan, dan mengadakan perkawinan politis untuk memperkuat kedudukan demi kelangsungan kekuasaannya di masa pemerintahan akan datang. Pandangan seperti itu saya kira amat sangat berlebihan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Lengsernya jabatan Bung Karno dari masa jabatannya memang hamper serupa dengan lengsernya pak Harto dari kursi pemerintahannya di tahun 1998. Perekonomian di dua masa yang berbeda sama-sama berada pada titik kritisnya dan menjadi semakin buruk setelah terjadinya krisis ekonomi dan politik. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Pada tahun 1965 dan 1998, kedua pemimpin awal Indonesia dituding-tuding sebagai sumber utama atas kekacauan yang terjadi, dan dengan mudahnya berubah 360 derajat, yaitu dari tokoh yang dihormati, disegani, dipuja-puja, hingga okoh yang di benci, dan dihujat habis-habisan. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Banyak yang menuduh pak Harto terlibat dalam kudeta pada tahun1965, serta menjadikan Hari Angkatan Bersenjata 5 Oktober 1965 menjadi selimut perebutan kekuasaan. Akan tetapi keduannya hanya terdiam, saya rasa hal itu dilakukannya agar menjaga kelangsungan dan persatuan Negar, sebab apabila mereka berbicara maka perang saudara pun akan terjadi. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Keberhasilan masa orde baru memang mengundang decak kagum Negara barat. Hal tersebut terbukti ketika para investor asing maupun dalam negri yang berbondong-bondong memulai usahanya di Indonesia.Presiden Soekarno dianggap gagal dalam menarik investor dikarenakan ia dianggap lebih condong ke ideology kiri. Sedangkan jendral Soeharto mendapat dukungan dan kepercayaan yang tersirat dari masuknya modal barat yang memang sangat dibutuhkan saat itu. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Pada masa pemerintahannya tentu saja Jendral Soeharto mengalami kelalaian. Pada masa era globalisasi, ia gagal menyadari bahwa dengan masuknya era globalisasi, medan tempur dan musuh yang dihadapi berubah. Jika Bung Karno menganggap bahwa segala persoalan dapat diselesaikan dengan percaya pada niat politik, pak Harto menganggap bahwa segala persoalan dapat diselesaikan dengan kompensasi uang. Keduannya terbukti keliru, Bung Karno terpedaya oleh PKI, dan pak Harto tergelincir oleh konglomerat serta kroninnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Yang menarik untuk di mengerti adalah, sebijaknya mereka, ternyata hanya ada sedikit sekali pemimpin yang mau belajar dari kesalahan pemimpin sebelumnya. Kebanyakan pemimpin kuran bijak dalam memilih waktu yang tepat untuk menyingkir terlebih dahulu sebelum disingkirkan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Memang rasanya agak miris bahwa masa- masa akhir presiden Soekarno dan Soeharto yang memiliki kesamaan dalam hal situasinya yang begitu dramatis. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">Namun yang patut ditekankan bahwa bagaimana pun cara mereka jatuh mereka tetap berjasa karena telah menyumbangkan sesuatu yang begitu berharga bagi bangsa ini, termasuk sebuah kebebasan ataupun kebangkitan dan perubahan menjadi lebih<span>  </span>baik.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#ffffff;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#ffffff;font-family:Times New Roman;">By: punQ</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taradipa.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taradipa.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=47&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/09/07/lengsernya-sang-penguasa-orde-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Study Overseas? Why not?</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/study-overseas-why-not/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/study-overseas-why-not/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 16:15:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Ilmu itu bagaikan makanan, yang kalau tidak kita dapatkan akan mengancam jiwa. Ilmu dapat diraih di mana pun. Baik di sekolah, lingkungan masyarakat, keluarga dan lingkungan sosial lainnya. Hari gini, kalau ngak sekolah mah udah kuno! Apalagi kalau alasannya karena biaya, ngak jaman kali! Tambah jadul lagi kalau ada orang tua yang tidak mengizinkan anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=41&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ilmu itu bagaikan makanan, yang kalau tidak kita dapatkan akan mengancam jiwa. Ilmu dapat diraih di mana pun. Baik di sekolah, lingkungan masyarakat, keluarga dan lingkungan sosial lainnya. Hari <em>gini</em>, kalau <em>ngak</em> sekolah <em>mah udah</em> kuno! Apalagi kalau alasannya karena biaya, <em>ngak jaman kali</em>! Tambah <em>jadul</em> lagi kalau ada orang tua yang tidak mengizinkan anak perempuannya mengejar ilmu, <em>waduh kolot banget ya</em>. Salah satu alasan terburuk orang tua tidak mengizinkan putrinya untuk menuntut ilmu lebih tinggi yaitu, “ Buat apa sekolah tinggi-tinggi, habis-habiskan uang saja, toh ujung-ujungnya masuk jurusan dapur!” </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menurut saya <em>sich</em>, orang tua yang seperti itu belum tahu bagaimana wanita di zaman sekarang. Para wanita memang masuk ke dapur, tapi mereka bermaksud merancang desain interior dapur, bahkan sudah merambat menuju ruang tamu, kamar tidur, dan sebagainya. Mereka adalah desainer interior. Wanita dalam keluarga yang sering kita sebut ibu/mama/bunda atau apalah sebutannya, berperan sebagai desainer interior rumah, koki yang hebat, ahli gizi terbaik, ahli boga, pengajar yang cakap, tekhnisi handal, wakil presiden yang bijaksana, sampai mentri keuangan yang bebas dari KKN. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">            Bukan itu saja. Kalau kita ingin pandai memasak kita juga perlu bermacam-macam ilmu. Ilmu itu tentu saja digunakan mulai dari pembuatannya yang harus bersih, nilai gizi yang diperhatikan, rasa yang <em>mak nyus</em> , dan penyajian yang menarik. Jadi <em>ngak</em> asal matang!</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">            Jangan salah! Para lelaki pun mencari ilmu setinggi-tingginya di bidang tata boga dan pariwisata agar bisa menjadi koki yang handal. Sehingga jangan meremehkan para wanita yang hanya bekerja di dapur. Buktinya, koki manca Negara sebagian besar adalah pria. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">            Tak jarang pula ditemukan wanita- wanita super yang bekerja sebagai supir bus, teknisi pesawat terbang, pilot, bahkan pekerjaan berat seperti kuli bangunan pun dilkoni. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">            Kalau masalah benturan ekonomi, sekarang sudah ada solusinya. Sekarang banyak lembaga pemerintahan, perusahaan atau lembaga tertentu yang memberikan beasiswa bagi siswa-siswi yang ingin melanjutkan sekolahnya baik di dalam mau pun luar negri. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">            Berhubung biaya masuk perguruan tinggi di Indonesia sangat mahal, tidak usah panik. Gak keterima di sekolah negri ya sekolah ke luar negri lah, gitu <em>aja kok</em> repot! </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">            Sekolah di luar negri atau overseas? Why not?? Justru bagus, kita dapat mengembangkan ilmu yang telah kita dapat lebih mendalam, kita juga bisa mempelajari kebudayaan asing, juga secara tidak langsung mentransfer kemajuan tekhnologi dan membantu menjadikan Negara Indonesia sebagai Negara maju , apalagi gratisan…. Siapa yang ngak mau?? Bukannya ada pepatah yang mengatakan “ Tuntutlah ilmu hingga ke negri Cina.” Negri Cina ma<em> ngak</em> jauh <em>amat kok </em>dengan Indonesia . Kenapa <em>ngak</em> dicoba yang lebih jauh? <em>Toh</em> sekarang era globalisasi di mana persaingan antar manusia dunia kian tak terbatas. Jadi kita bisa sebebas- bebasnya membidik Negara tujuan kita. Masih banyak Negara-negara maju yang siap menawarkan program beasiswa overseas mereka dengan kwalitas pendidikan nomer satu. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:14.4pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">            Misalnya kita mulai dari Negara penjajah Indonesia selama tiga abad, yaitu Belanda. Negara pendiri VOC ini berani memberikan beasiswa kepada warga Negara Indonesia , yang diantaranya adalah Student Scholarship Programme dan Natherlands Fellowships Programme. Selain itu, Jepang sebagai penjajah kedua Indonesia, yang terkenal dengan negri Sakura berani memberikan beasiswa pula kepada Indonesia, misalnya beasiswa monbukagakusho dan AIEJ ( Association Of Internasional Education Japan). Selain Negara penjajah Indonesia tersebut, perlu kita lirik juga  Negara Jerman, Rusia, Mesir, Singapura, Amerika, Australia, Singapura, Itallia, Inggris dan Negara maju lainnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Tapi kita harus ingat, dalam memilih Negara yang kita tuju, kita harus memperhatikan hal – hal lain, diantaranya: sikap warga Negara tersebut bagi pendatang Indonesia, kehidupan sosial , biaya hidup di sana, dan lain sebagainnya. Jadi cermat-cermatlah dalam memilih. Kalau <em>ngak</em> mau repot, ya sekolah di negri sendiri walau <em>agak</em> mahal , bisa disiasati dengan program beasiswa dalam negri.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Selamat memilih!</span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taradipa.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taradipa.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=41&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/study-overseas-why-not/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Narsis berlebih bahaya ngak ya???</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/narsis-berlebih-bahaya-ngak-ya/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/narsis-berlebih-bahaya-ngak-ya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 16:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[            Narsis? Boleh dong! Dizaman sekarang, banyak orang yang mengalami narcissistic, sayangnya mereka tidak mengetahuinya. Narcisissitic adalah penyakit rasa percaya diri yang berlebih atau over PD sehingga menimbulkan rasa ketidak mampuan menerima kekalahan dan mengakui kehebatan orang lain. Sering kali orang yang mengalaminya tak menyadarinya karena menganggap hal ini sangat sepele.             Sebenarnyna narcissistic adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=39&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Narsis? Boleh dong! Dizaman sekarang, banyak orang yang mengalami narcissistic, sayangnya mereka tidak mengetahuinya. Narcisissitic adalah penyakit rasa percaya diri yang berlebih atau over PD sehingga menimbulkan rasa ketidak mampuan menerima kekalahan dan mengakui kehebatan orang lain. Sering kali orang yang mengalaminya tak menyadarinya karena menganggap hal ini sangat sepele. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sebenarnyna narcissistic adalah sebuah penyakit kejiwaan. Para penderita gangguan ini biasanya tidak mau dikritik, dan malu sekali apabila kekurangan pada dirinya diketahui oleh banyak orang. Bila harapannya tidak segera dipenuhi, ia akan menderita depresi berat bahkan bunuh diri. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Wajar saja jika terkadang setiap orang merasa diri mereka hebat. Namun menjadi sebuah masalah jika perasaan tersebut membuat kita tidak bias menerima kekalahan kita atau tidak mau mengakui kehebatan orang lain. Jika ada orang seperti itu disebut orang yang narsis. Gangguan kepribadian ini dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Kata narcissistic ini berasal dari sebuah mitos Yunani kuno tentang seorang laki-laki Yunani bernama Narcissus yang mencintai bayangannnya sendiri. Gangguan kepribadian seperti ini dianggap sebagai masalah rasa kecintaan pada diri sendiri yang begitu mendalam. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Rasa kepercayaan diri atau narsis tentunya juga dibutuhkan dalam membentuk karakter seseorang, akan tetapi tidak secara berlebihan. Narsis atau rasa kepercayaan diri pada diri seseorang membantu dalam menyampaikan pendapat dan proses bersosialisasi pada diri seseorang. Sehingga rasa narsis juga kita butuhkan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Penyakit kepribadian ini ditemukan oleh Sigmun Freud pada tahun 1914 dan ditulis dalam bukunya yang berjudul On Narcissism. Namun, penyakit ini baru dikategorikan dalam penyakit kejiwaan pada tahun1980. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Narcisissitic ini ditandai dengan sikap egois, ingin dipuji atau dikagumi,dan dibutuhkan oleh orang lain. Para penderita juga senang sekali memamerkan apa yang ia punya, dan terkadang melebih-lebihkannya agar segala kekurangan pada dirinya tertutupi. Sehingga mereka terkesan bertopeng atau tidak seperti diri mereka apa adanya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Gangguan ini terbentuk sejak kecil. Orang tua dan lingkungan berpengaruh besar pada tumbuhnya sikap tersebut. Jika sedari cilik hidup di tengah keluarga yang memuja-muja sesuatu yang dimiliki maka akan terbentuk orientasi seperti itu pula. Faktor perkembangan zaman juga sangat mempengaruhi. Buktinya, semakin banyak orang yang tidak peduli dengan rakyat miskin. Selain itu tak jarang pula seseorang untuk bersosialisasi dengan orang lain menutupi latar belakangnya karena rasa gengsi yang besar.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sikap narsis juga sangat baik, karena dengan sikap tersebut seseorang malu untuk dikritik sehingga dapat melakukan sesuatu sebaik mungkin. Namun jika sudah berlebihan <span> </span>akan menimbulkan rasa mudah tersinggung dan naik darah.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Bahkan sikap ini akan membuat seseorang terkena depresi berat dikarenakan usaha sekuat tenaga mempertahankan citra diri. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Ciri-ciri orang penderita narcissistic ialah :</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:white;"><span><span style="font-size:small;">a)</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="color:white;"><span style="font-size:small;">Merasa diri paling hebat,</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:white;"><span><span style="font-size:small;">b)</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="color:white;"><span style="font-size:small;">Ingin selalu dipuji,</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:white;"><span><span style="font-size:small;">c)</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="color:white;"><span style="font-size:small;">Berfokus pada fantasi kesuksessan diri,</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:white;"><span><span style="font-size:small;">d)</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="color:white;"><span style="font-size:small;">Rasa egoisme tinggi,</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:white;"><span><span style="font-size:small;">e)</span><span style="font:7pt &quot;">      </span></span></span><span style="color:white;"><span style="font-size:small;">Tidak ingin menerima kritik orang lain,</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:white;"><span><span style="font-size:small;">f)</span><span style="font:7pt &quot;">        </span></span></span><span style="color:white;"><span style="font-size:small;">Terkadang menjelekkan orang lain.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sebenarnya jika kita mampu mengolah dengan baik sikap narsis kita, maka akan membantu kita dalam menyelesaikan segala persoalan dalam hidup. Dengan sikap narsis yang tidak berlebih, kita akan memiliki sikap kepemimpinan dan keberanian. Sehingga kita memiliki jiwa seorang pemimpin. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sadarlah bahwa kesempurnaan hanyalah milik-Nya dan segala sesuatu kelebihan pada diri kita hanyalah bersifat sementara.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taradipa.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taradipa.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=39&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/narsis-berlebih-bahaya-ngak-ya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahagialah maka kau akan bahagia!!!</title>
		<link>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/bahagialah-maka-kau-akan-bahagia/</link>
		<comments>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/bahagialah-maka-kau-akan-bahagia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 16:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>taradipa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://taradipa.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[            Bahagia adalah senyuman. Bahagia ialah rasa senang. Bahagia yaitu impian setiap manusia. Siapa pun, kapan pun, dan di mana pun akan mencari kebahagiaan dalam hidupnya. Dengan kebahagiaan hidup menjadi berarti dan bertujuan.             Untuk mencapainya kita harus memiliki tujuan , imajinasi, cita-cita dan keinginan. Kebahagian pun akan diraih dengan kegagalan dan hambatan. Adakalanya ketika [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=36&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Bahagia adalah senyuman. Bahagia ialah rasa senang. Bahagia yaitu impian setiap manusia. Siapa pun, kapan pun, dan di mana pun akan mencari kebahagiaan dalam hidupnya. Dengan kebahagiaan hidup menjadi berarti dan bertujuan. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Untuk mencapainya kita harus memiliki tujuan , imajinasi, cita-cita dan keinginan. Kebahagian pun akan diraih dengan kegagalan dan hambatan. Adakalanya ketika kegagalan dan hambatan mewarnai kebahagiaan terasa sebagai ujian besar yang memberatkan. Namun, berangkat dari itulah kita akan mempunyai energi lebih untuk mewujudkan tujuan hidup yang tertunda. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Menjadi bahagia merupakan motivasi utama manusia. Sayangnya hal tersebut hanya untuk mencari kekayaan, cinta, popularitas, kemenangan, dan kekuatan. Waktu yang terus bergulir terkadang berlalu begitu saja, sedang pencaharian kebahagiaan telah salah alur dan menjerumuskan diri sendiri menjauhi tujuan utama sebuah kebahagiaan sejati.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Di balik kekayaan, cinta, popularitas, kemenangan, dan kekuatan ada kebahagiaan yang tetap menjadi tujuan utama manusia. Tetapi tak ada jalan yang pasti dalam pencapaian sebuah kebahagiaan. Tidak ada teori ataupun rumus yang baku untuk meraihnya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Kata kebahagiaan begitu sederhana apabila Anda tidak mau menerima dan mempartisipasikannya ke dalam kesadaran batin. Serta tidak menerapkannya pada tindakan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>“Orang akan bahagia kalau mereka berpikir bahwa mereka akan bahagia.” Begitulah kata Abraham Lincoln. Maka, jika Anda ingin bahagia optimislah Anda akan meraihnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Untuk berbahagia tidak selalu mudah. Kebahagiaan terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi hidup. Terkadang kita menjadi terkendali oleh kebahagiaan, tepat saat kita berpikir dapat bahagia. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Kita akan bahagia ketika hidup sesuai yang kita harapkan. Akan tetapi hidup sangat berwarna, terkadang membuat kita tersenyum, tertawa terbahak-bahak dan terkadang membuat kita bersedih, menangis tersedu-sedu. Ada kalanya apa yang kita inginkan tercapai, namun ada kalanya pula kita kehilangan sesuatu yang sudah kita miliki.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sebenarnya, kebahagiaan adalah keinginan dan keputusan kita dalam menjalani hidup. Banyak orang yang hidup seolah-olah suatu ketika mereka akan ada pada titik puncak kebahagiaan. Tentunya setiap orang memiliki keinginan, cita-cita , dan keputusan sendiri. Sehingga untuk mencapai titik kebahagiaan kita harus berusaha sendiri dengan tekad yang bulat dan kita harus berusaha menjadi lebih baik di kemudian hari. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Dalam mencapai kebahagiaan kita harus memiliki cita- cita dan angan- angan tentunya. Angan- angan itu terbagi menjadi tiga, yaitu: jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Masing-masing orang boleh berbeda-beda cita-cita, akan tetapi pada umumnya tujuan jangka panjang dan jangka pendek adalah sama, yaitu : masuk surga dan melakukan sesuatu sebaik mungkin.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Perbedaan ukuran kebahagiaan memungkinkan seseorang menilai arti kebahagiaan yang berbeda. Hampir seluruh orang mengatakan bahwa: “saya akan bahagia bila memiliki kekayaan yang tak kan habis tuju turunan”, atau “saya akan bahagia jikalau melihat orang yang saya sayangi bahagia”, atau “ saya akan bahagia saat saya mendapat kepastian dari Tuhan saya akan masuk surga” , dan sebagainya- dan sebagainya.Tak jarang pula segelintir orang mengatakan bahwa: “ saya akan bahagia jika saya tidak seserius ini dan lebih bersantai menghadapi hidup, walau harus tidur dijalanan yang akan lebih membahagiakan” , atau “ saya akan bahagia bila bisa melakukan yang tak pernah saya lakukan sekali pun itu dosa”. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:white;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Maka, satu pesan untuk Anda “ jika ingin bahagia, BERBAHAGIALAH!”</span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/taradipa.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/taradipa.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/taradipa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/taradipa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/taradipa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/taradipa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/taradipa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/taradipa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/taradipa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/taradipa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/taradipa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/taradipa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/taradipa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/taradipa.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/taradipa.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/taradipa.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=taradipa.wordpress.com&amp;blog=4487745&amp;post=36&amp;subd=taradipa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://taradipa.wordpress.com/2008/08/27/bahagialah-maka-kau-akan-bahagia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c754cb3bab442e3724cc6137184d5df8?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">taradipa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
